Skip to main content

INVESTIGATING THE EXPLOITATION OF WEB 2.0 FOR KNOWLEDGE MANAGEMENT IN THE GREEK TOURISM INDUSTRY AN UTILISATION–IMPORTANCE ANALYSIS


Makalah ini berisi mengenai penelitian pada peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan khususnya web 2.0 dalam mendukung proses Knowledge Management (KM). Dalam Tinjauan literatur menganalisis bagaimana web 2.0 mentransformasi penerapan KM dengan mendukung proses KM secara verbal dan kolaboratif yang pada akhirnya akan mengubah pendekatan KM dari yang tadinya berfokus kepada teknologi, menjadi berfokus pada manusia (user). Pembahasan juga menjelaskan bagaimana menggunakan berbagai cara untuk mengeksploitasi web 2.0 dan mencerminkan berbagai tingkat penggunaan teknologi yang didukung pada penerapan KM. Studi ini juga meneiliti jenis dan tingkat eksploitasi web 2.0 untuk tujuan KM di industri pariwisata Yunani dengan mengumpulkan data empiris dari para profesional pariwisata. Data kemudian dianalisis dengan melakukan analisis menurut tingkat kepentingan dari pemanfaatan yang didapatkan dari membandingkan data pengukuran pemanfaatan sebenarnya dari web 2.0 dengan mempertimbangkan tingkat kepentingan pemanfaatan web 2.0 untuk tujuan KM. Analisis ini kemudian mengidentifikasi beberapa kesenjangan dan peluang sehubungan dengan eksploitasi web 2.0 untuk tujuan KM. 

Secara keseluruhan, hasil dari penelitian mengungkapkan tingkat eksploitasi web 2.0 yang rendah untuk praktik KM, karena responden cenderung menggunakan web 2.0 terutama untuk proses KM internal seperti mencari, menyimpan dan mengumpulkan informasi daripada proses KM eksternal seperti berbagi, mendiskusikan dan menciptakan pengetahuan dengan lainnya Temuan ini juga mengungkapkan bahwa mayoritas responden mengeksploitasi web 2.0 untuk mengelola informasi yang bersifat eksternal daripada internal perusahaan, sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan web 2.0 untuk memperkaya praktik yang berkaitan dengan pembelajaran organisasi dan ikatan sosial internal.

sumber: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0747563213001891

Comments

Popular posts from this blog

INFORMATION TECHNOLOGY-ENABLED DYNAMIC CAPABILITIES AND THEIR INDIRECT EFFECT ON COMPETITIVE PERFORMANCE: FINDINGS FROM PLS-SEM & fsQCA

Pertanyaan utama bagi peneliti dan praktisi adalah apakah dan bagaimanakah TI (teknologi informasi) dapat membantu untuk membangun keunggulan kompetitif di lingkungan yang tidak pasti. Untuk menjawab pertanyaan ini, penelitian ini berusaha untuk secara empiris mengeksplorasi hubungan antara kemampuan dinamis yang dimungkinkan pada bidang TI dan efeknya terhadap peforma kompetitif. Dengan memanfaatkan dasar-dasar dalam literatur strategi dan manajemen TI, makalah ini berpendapat bahwa dampak kemampuan dinamis yang mungkin terdapat di TI terhadap performa kompetitif dimediasi oleh agility sebuah organisasi. Daya tahan kompetitif sebuah perusahaan dalam kondisi yang bergejolak, secara luas dianggap sebagai hasil dari kemampuannya untuk tetap bergerak cepat (Wilden, Gudergan, Nielsen, & Lings, 2013) Hasil analisis fsQCA memberikan hasil yang menarik, yang memperkuat dan memperbaiki hasil dari PLS-SEM. Dalam kongruensi dengan H1 dan H2, solusi fsQCA menunjukkan bahwa kemamp...

ERP IMPLEMENTATION LESSONS FROM A CASE STUDY

Saat ini banyak organisasi telah pindah dari aplikasi sistem informasi terpadu yang berdiri sendiri menjadi  enterprise resource planning (ERP). Pelaksanaan paket ERP telah menciptakan kesempatan untuk merekayasa proses bisnis baik di dalam maupun di luar lingkup organisasi. Jurnal ini menjelaskan mengenai studi kasus kegagalan implementasi SAP R/3 untuk merekayasa proses bisnis dari produsen besar, serta pelajaran mengenai faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan dan masa depan mereka sebagai implikasi dibahas dalam kontras pengalaman beberapa perusahaan dengan praktik terbaik. Dalam usahanya masa depan untuk merekayasa proses bisnis, Comp akan memiliki tugas yang sulit di depan dalam meyakinkan karyawan yang saat ini dapat menjadi sukses, dan memperoleh kepercayaan mereka. Untuk berhasil, Comp akan harus belajar dari perusahaan praktik terbaik. Mereka akan memiliki untuk mengidentifikasi, antara lain pelajaran berharga, bagaimana perusahaan-perusahaan sukses dihindari perang...

WHAT FACTORS DETERMINE E-SATISFACTION AND CONSUMER SPENDING IN E-COMMERCE RETAILING?

Internet telah menyebabkan pergeseran mendasar pada kegiatan jual-beli, menciptakan pergeseran perilaku konsumen dan bisnis, yang telah dibandingkan dengan Revolusi Industri. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis kepuasan pelanggan di pasar e-commerce. Secara khusus, journal ini menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan serta hubungannya dengan besar pengeluaran konsumen dalam ritel e-commerce. journal ini berfokus pada bagaimana perusahaan e-commerce Amerika terpengaruh oleh perkembangan yang ada dan bagaimana kegiatan pemasaran mencerminkan situasi e-commerce yang telah berkembang.   Analisis data pada journal ini didasarkan pada indeks kepuasan konsumen dan indeks harga konsumen dari 115 pengecer e-terkemuka di AS. Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara kedua indeks tersebut.   Dalam kasus di mana beberapa pelanggan lebih memperhatikan pengalaman berbelanja online, maka peritel e-commerce harus mencoba ...